Djuanda

Barangkali benar, wahai engkau, Pak Djuanda.

Laut tidak memisahkan. Laut mempertemukan. Antara manusia dan manusia. Antara cinta dan benci. Antara kemungkinan dan tidak mungkin.

Kalau kisahku dan engkau adalah laut. Maka pertemuan adalah kepastian. Namun monster buas dan gelombang, akan senantiasa datang, seiring pertemuan itu tercipta.

Kau tampak lelah, kau lalu menjadi daratan.

Tetapi aku, tetaplah laut dengan segala kesulitan itu.